Museum Bhakti TNI


Museum Bhakti TNI berada dalam naungan Pusat Sejarah Tentara Nasional Indonesia (Pusjarah TNI). Berdirinya Museum Bhakti TNI sebagai bentuk dari tugas Pusjarah TNI yaitu menyelenggarakan pembinaan sejarahan dan tradisi TNI dalam rangka Pengembangan dan pemeliharaan jiwa korsa dan semangat keprajuritan. Selain itu, Museum Bhakti TNI berusaha memberikan informasi perjalanan TNI dari masa ke masa dan juga pengabdiannya dalam menjaga keutuhan NKRI.Koleksi yang ditampilkan dalam Museum Bhakti TNI begitu beragam, mulai dari koleksi keprajuritan, informasi peran TNI dalam kemiliteran maupun kemanusiaan baik nasional dan internasional, dan diorama-diorama peristiwa bersejarah TNI. Diorama yang menarik yaitu pengangkatan para jenderal korban G30SPKI. Kemudian terdapat juga diorama peran kemanusiaan ketia TNI membantu para korban tsunami Aceh tahun 2004. Secara keseluruhan museum ini secara khusus menunjukan bhakti TNI terdapat pula beberapa monumen yang menjadi tugu peringatan peristiwa-peristi
Museum Bhakti TNI berada dalam naungan Pusat Sejarah Tentara Nasional Indonesia (Pusjarah TNI). Berdirinya Museum Bhakti TNI sebagai bentuk dari tugas Pusjarah TNI yaitu menyelenggarakan pembinaan sejarahan dan tradisi TNI dalam rangka Pengembangan dan pemeliharaan jiwa korsa dan semangat keprajuritan. Selain itu, Museum Bhakti TNI berusaha memberikan informasi perjalanan TNI dari masa ke masa dan juga pengabdiannya dalam menjaga keutuhan NKRI.

Koleksi yang ditampilkan dalam Museum Bhakti TNI begitu beragam, mulai dari koleksi keprajuritan, informasi peran TNI dalam kemiliteran maupun kemanusiaan baik nasional dan internasional, dan diorama-diorama peristiwa bersejarah TNI. Diorama yang menarik yaitu pengangkatan para jenderal korban G30SPKI. Kemudian terdapat juga diorama peran kemanusiaan ketia TNI membantu para korban tsunami Aceh tahun 2004. Secara keseluruhan museum ini secara khusus menunjukan bhakti TNI terdapat pula beberapa monumen yang menjadi tugu peringatan peristiwa-peristiwa penting TNI dalam mempertahankan NKRI. Monumen tersebut yaitu Monumen Sejora, Monumen Dwikora, Monumen Trikora dan Monumen Perjuangan Mempertahankan NKRI.

Monumen Sejora merupakan simbol Penghormatan dan penghargaan serta fakta sejarah tentang arti pengorbanan para perjuangan integrasi Timor Timur ke dalam wilayah NKRI sejak tahun 1976 sampai dengan tahun 1999 merupakan perjuangan yang menggambarkan suatu pengabdian dan pengorbanan segenap bangsa Indonesia yang tidak ternilai, terutama bagi para pejuang Timot Timur. Penetapan lokasi monumen di Jakarta dimaksudkan untuk mempermudah sanak keluarga serta masyarakat Indonesia dalam mengenang jasa-jasa mereka yang telah gugur dalam melaksanakan tugas Operasi Sejora di Timor Timur.

Monumen Dwikora merupakan simbol penghormatan dan penghargaan terhadap para pejuang dalam Konfrontasi Indonesia dengan persekutuan tanah melayu. Konforontasi tersebut berawal dari niat Perdana Menteri (PM) Tengku Abdul Rahman yang dosokong penuh oleh Inggris untuk membentuk Federasi Malaysia yang wilayahnya meliputi Semenajung Malaka (Persekutuan Tanah Melayu dan Singapura) dan sebagian besar Kalimantan Utara (Serawak, Sabah dan Brunai) pada tanggal 16 September 1963. Niat pembentukan Feredasi Malaysia itu ditentang oleh Presiden RI Soekarno. Indonesia berpendapat bahwa berbentuknya Federasi Malaysia merupakan usaha kolonial dan Imperialisme baru diwilayah Asia Tenggara oleh karena itu bertentangan dengan politik Indonesia yang anti Kolonialim dan Imperialisme serta bertentangan dengan prosedur PBB yang akan membahayakan perjuangan revolusi Indonesia. Tanggal 17 September 1963, Pemerintah Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan Persekutuan Tanah Melayu.

Monumen Trikora merupakan simbol penghormatan dan penghargaan terhadap para pejuang yang gugur dalam konfrontasi dengan Belanda dalam pembebasan Papua Barat pada tanggal 19 Desember 1961. Operasi Trikora (Tri Komando Rakyat) berlangsung selama 2 tahun yang dipanglimai oleh Mayor Jenderal Soeharto yang diangkat oleh Presiden Soekarno. Tugas komando ini adalah merencanakan, mempersiapkan, dan menyelenggaran operasi militer untuk menggabungkan Papua bagian Barat dengan Indonesia.

Museum Bhakti TNI
Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur
D.K.I. Jakarta

Phone : 021 8459 5912

Email : pusjarahtni@gmail.com

Jam Buka
  • Senin-Jumat
    09.00-14.00
  • Minggu dan Hari Besar Nasional (TUTUP)
Tiket Masuk
Gratis
Pesan Kunjungan