Museum Kailasa Dieng


Museum Kailasa Dieng merupakan museum khusus yang dibangun oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah. Museum ini didirikan untuk mengumpulkan temuan di Situs Dataran Tinggi Dieng. Koleksi yang tersimpan di museum berupa benda-benda bersejarah berupa arca, relief, prasasti serta bagian candi di Percandian Dieng. Museum Kailasa yang berdiri di atas lahan seluas 560 m2 terdiri dari dua bangunan. Bangunan yang ada di sisi depan merupakan bangunan yang pertama dibuat. Bangunan ini didirikan pada tahun 1984. Di dalam bangunan ini, disimpan berbagai benda yang berhubungan dengan candi yang ada di Dataran Tinggi Dieng. Masuk ke dalam bangunan ini, pengunjung akan menemukan berbagai arca, makara, kemuncak atau atap candi, Lingga dan Yoni, tungku untuk menaruh sesaji, Nandi atau tunggangan Dewa Siwa dan Dewi Durga yang bertubuh singa dan berkepala sapi, Mahakala, batu penutup, Kinara Kinari (mahluk khayangan), dan Siva Trisirah atau Dewa Siwa yang memiliki tiga wajah. Koleksi unggulan dari

Museum Kailasa Dieng merupakan museum khusus yang dibangun oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah. Museum ini didirikan untuk mengumpulkan temuan di Situs Dataran Tinggi Dieng. Koleksi yang tersimpan di museum berupa benda-benda bersejarah berupa arca, relief, prasasti serta bagian candi di Percandian Dieng. Museum Kailasa yang berdiri di atas lahan seluas 560 m2 terdiri dari dua bangunan. Bangunan yang ada di sisi depan merupakan bangunan yang pertama dibuat. Bangunan ini didirikan pada tahun 1984. Di dalam bangunan ini, disimpan berbagai benda yang berhubungan dengan candi yang ada di Dataran Tinggi Dieng. Masuk ke dalam bangunan ini, pengunjung akan menemukan berbagai arca, makara, kemuncak atau atap candi, Lingga dan Yoni, tungku untuk menaruh sesaji, Nandi atau tunggangan Dewa Siwa dan Dewi Durga yang bertubuh singa dan berkepala sapi, Mahakala, batu penutup, Kinara Kinari (mahluk khayangan), dan Siva Trisirah atau Dewa Siwa yang memiliki tiga wajah. Koleksi unggulan dari Museum Kailasa ini adalah arca Siwa Nandiswara Murti, arca Siwa Trisirah, dan arca Hari Hara. Semua benda yang disimpan di bangunan pertama merupakan bagian dari candi-candi yang ada di kawasan Dataran Tinggi Dieng. Bendabenda tersebut disimpan di museum ini demi alasan keamanan atau tidak ditemukan posisinya dalam sebuah bangunan candi.

Museum Kailasa Dieng
Desa Dieng Kulon Kec. Batur, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah
Jawa Tengah

Phone : (0287) 592753

Email : info@budparbanjarnegara.com

Jam Buka
  • Setiap Hari
    07.30-16.00
  • (TUTUP)
Tiket Masuk
Dewasa : Rp. 5,000
Anak-anak : Rp. 5,000
Wisatawan Asing : Rp. 5,000
Pesan Kunjungan