Museum Kelahiran Buya Hamka


Museum Kelahiran Buya Hamka merupakan museum khusus yang diresmikan pada tanggal 11 November 2001 oleh Gubernur Sumatera Barat. Di dalam museum ini terdapat berbagai macam peninggalan dari Buya Hamka mulai dari ranjang tempat tidur dan peralatan lainnya. Di sebelah ruang tamu terdapat 5 rak buku kaca tempat menyimpan buku-buku koleksi Buya Hamka yang terdiri 31 judul buku dari 137 karangan Buya Hamka. Museum ini berada di bawah kepemilikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam.Bangunan museum ini sebelumnya merupakan rumah yang ditempati Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau akrab dipanggil Hamka sejak lahir hingga sebelum pindah ke Padang Panjang. Rumah milik nenek Hamka tersebut hampir diluluhlantakan pada masa pendudukan Jepang di Indonesia. Setelah sekian lama, pada tahun 2000 muncul gagasan dari Gubernur Sumatra Barat, Zainal Bakar untuk membangun kembali rumah tersebut dengan tetap mempertahankan bentuk aslinya lalu menjadikannya sebagai museum. Dengan bantuan dana dari b

Museum Kelahiran Buya Hamka merupakan museum khusus yang diresmikan pada tanggal 11 November 2001 oleh Gubernur Sumatera Barat. Di dalam museum ini terdapat berbagai macam peninggalan dari Buya Hamka mulai dari ranjang tempat tidur dan peralatan lainnya. Di sebelah ruang tamu terdapat 5 rak buku kaca tempat menyimpan buku-buku koleksi Buya Hamka yang terdiri 31 judul buku dari 137 karangan Buya Hamka. Museum ini berada di bawah kepemilikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Agam.

Bangunan museum ini sebelumnya merupakan rumah yang ditempati Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau akrab dipanggil Hamka sejak lahir hingga sebelum pindah ke Padang Panjang. Rumah milik nenek Hamka tersebut hampir diluluhlantakan pada masa pendudukan Jepang di Indonesia. Setelah sekian lama, pada tahun 2000 muncul gagasan dari Gubernur Sumatra Barat, Zainal Bakar untuk membangun kembali rumah tersebut dengan tetap mempertahankan bentuk aslinya lalu menjadikannya sebagai museum. Dengan bantuan dana dari berbagai pihak baik yang ada di Sumatra Barat maupun di luar Sumatra Barat terutama Malaysia, dalam waktu 11 bulan pembangunan museum ini dapat diselesaikan dan diresmikan.

Terdapat berbagai koleksi benda peninggalan Hamka di dalam museum. Ratusan buku, majalah, dan arsip-arsip tentang Hamka tersimpan di dalam lemari kaca, sementara puluhan foto terpajang di dinding-dinding hampir setiap sudut ruangan. Namun banyak keterangan foto yang tidak akurat, seperti foto Hamka bersama mantan Ketua MPR/DPR Amir Machmud misalnya yang ditulis "Hamka bersama Hamir Marmut".

Selain foto bersama Bung Karno, Bung Hatta, dan sejumlah tokoh lain, juga terdapat foto Hamka semenjak kanak-kanak, remaja, hingga foto lautan manusia mengantar jenazah Hamka ketika meninggal pada tahun 1981. Terpajang pula foto yang menggambarkan kedekatan Hamka ketika masih remaja dengan Muhammad Natsir, mantan Perdana Menteri Indonesia dan ketua partai Masyumi kelahiran Alahan Panjang, Solok yang aslinya juga berasal dari Maninjau.

Di ruang tamu museum, terdapat sebuah meja tempat pengunjung mengisi buku tamu. Di sebelah ruang tamu, tersusun 5 rak buku kaca tempat menyimpan buku-buku koleksi museum yang jumlahnya sekitar 200 judul. Namun dari sekitar 118 judul karya Hamka, yang tersimpan di museum ini hanya 28 judul.

Di ruang kamar, terdapat tempat tidur dengan kain kelambu berwarna putih yang dahulu menjadi tempat tidur Hamka. Selain itu, juga terdapat ruang khusus yang dilengapi kursi-kursi peninggalan orang tua Hamka, lampu gantung kuno, 1 koper ketika Hamka pertama kali berangkat haji, 8 tongkat, dan baju wisuda lengkap dengan toga ketika Hamka dikukuhkan menjadi Doktor Honoris Causa dari Universitas Kebangsaan Malaysia dan Universitas Al-Azhar, Cairo, Mesir. Sebagian besar benda-benda peninggalan tersebut merupakan sumbangan dari berbagai pihak, terutama dari keluarga Hamka dan Universitas Kebangsaan Malaysia.

(Sumber : Katalog Museum Indonesia - Dit. PCBM & referensi lainnya)

Foto


https://iheritage.id/img/BE/gallery/20200331197.png https://iheritage.id/img/BE/gallery/20200331197.png
Ruang Koleksi Museum

Ruang Koleksi Museum

https://iheritage.id/img/BE/gallery/20200331969.png https://iheritage.id/img/BE/gallery/20200331969.png
Rak Koleksi Buku Buya Hamka

Rak Koleksi Buku Buya Hamka

https://iheritage.id/img/BE/gallery/20200331999.png https://iheritage.id/img/BE/gallery/20200331999.png
Tampak Depan Museum

Tampak Depan Museum

Museum Kelahiran Buya Hamka
Jorong Tanah Sirah Nagari, Sungai Batang, Kec. Tanjung Raya, Sumatera Barat
Sumatera Barat

Website : -

Phone : 0752 76318

Email : just.jasir@gmail.com

Jam Buka
  • Senin - Minggu
    08.00 - 16.00
  • Hari Libur Nasional (TUTUP)
Tiket Masuk
Gratis
Pesan Kunjungan