Museum Lambung Mangkurat


Museum Lambung Mangkurat merupakan museum umum yang pada awalnya bernama Museum Borneo. Museum Borneo didirikan oleh Pemerintah Belanda pada tahun 1907. Setelah pemerintahan berganti menjadi Pemerintahan Jepang, museum juga turut berubah menjadi Museum Kalimantan, pada 22 Desember 1955. Pada 1967 museum kembali berganti nama menjadi Museum Banjar.Sementara Museum Lambung Mangkurat mulai didirikan bertahap sejak 1974 dengan biaya DIP Proyek Pelita (Proyek Rehabilitasi dan Perluasan Museum Kalimantan). Areal tanah museum merupakan sumbangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang dikuatkan oleh Surat Keputusan. Walikota Nomor 070/II-2-Pem/77 Tanggal 27 Juni 1977 seluas 1,5 Ha. Museum ini diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Daoed Joesoef pada pada 10 Januari 1979. Pengelolaan museum saat ini dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.Pada bangunan pameran tetap, langgam atau bentuknya disesuaikan dengan arsitektur tradi

Museum Lambung Mangkurat merupakan museum umum yang pada awalnya bernama Museum Borneo. Museum Borneo didirikan oleh Pemerintah Belanda pada tahun 1907. Setelah pemerintahan berganti menjadi Pemerintahan Jepang, museum juga turut berubah menjadi Museum Kalimantan, pada 22 Desember 1955. Pada 1967 museum kembali berganti nama menjadi Museum Banjar.

Sementara Museum Lambung Mangkurat mulai didirikan bertahap sejak 1974 dengan biaya DIP Proyek Pelita (Proyek Rehabilitasi dan Perluasan Museum Kalimantan). Areal tanah museum merupakan sumbangan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang dikuatkan oleh Surat Keputusan. Walikota Nomor 070/II-2-Pem/77 Tanggal 27 Juni 1977 seluas 1,5 Ha. Museum ini diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dr. Daoed Joesoef pada pada 10 Januari 1979. Pengelolaan museum saat ini dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Pada bangunan pameran tetap, langgam atau bentuknya disesuaikan dengan arsitektur tradisional rumah tradisional Banjar yang disebut Bubungan Tinggi, sementara gedung perkantoran dan auditorium dibangun dengan arsitektur modern. Koleksi yang dipamerkan di dalam museum terdiri dari jenis geologika, biologika, etnografika, arkeologika, historika, numismatika, filologika, keramologika, seni rupa, dan teknologika. 

Museum Lambung Mangkurat
Jl. Jenderal Ahmad Yani KM. 36 Banjarbaru, Kalimantan Selatan
Kalimantan Selatan

Website : -

Phone : (0511) 4772453

Email : lambungmangkuratbjb@gmail.com

Jam Buka
  • Setiap Hari
    08.00-15.00
  • (TUTUP)
Tiket Masuk
Dewasa : Rp. 2,000
Anak-anak : Rp. 1,500
Wisatawan Asing : Rp. 5,000
Pesan Kunjungan