Museum Mandiri


Museum Mandiri terletak di Jalan Lapangan Stasiun No.1,  Jakarta Barat. Museum ini merupakan salah satu cagar budaya yang ada d kawasan Kota Tua Jakarta dengan menempati area seluas 10.039 m2. Gedung Museum Mandiri terletak persis di depan Stasiun Jakarta Kota. Bangunan ini mempunyai empat lantai seluas 21.509 m2 dan bergaya arsitektur Nieuw Zakkelijk atau gaya Art Deco.Bangunan ini mulai dibangun pada tahun 1929 dengan rancangan tiga orang arsitek Belanda yaitu J.J.J de Bruyn, A.P. Smits, dan C. van de Linde dan diresmikan pada tanggal 14 Januari 1933 sebagai Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM). Pada tahun 1960 gedung ini dinasionalisasi menjadi salah satu gedung kantor Bank Koperasi Tani & Nelayan (BKTN) Urusan Ekspor Impor. Dengan lahirnya Bank Mandiri tanggal 2 Oktober 1998, hingga akhirnya legal merger BankExim bersama Bank Dagang Negara (BDN), Bank Bumi Daya (BDD) dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) ke dalam Bank Mandiri (1999), maka gedung ini pun menjadi asset Bank Ma

Museum Mandiri terletak di Jalan Lapangan Stasiun No.1,  Jakarta Barat. Museum ini merupakan salah satu cagar budaya yang ada d kawasan Kota Tua Jakarta dengan menempati area seluas 10.039 m2. Gedung Museum Mandiri terletak persis di depan Stasiun Jakarta Kota. Bangunan ini mempunyai empat lantai seluas 21.509 m2 dan bergaya arsitektur Nieuw Zakkelijk atau gaya Art Deco.

Bangunan ini mulai dibangun pada tahun 1929 dengan rancangan tiga orang arsitek Belanda yaitu J.J.J de Bruyn, A.P. Smits, dan C. van de Linde dan diresmikan pada tanggal 14 Januari 1933 sebagai Nederlandsche Handel-Maatschappij (NHM). Pada tahun 1960 gedung ini dinasionalisasi menjadi salah satu gedung kantor Bank Koperasi Tani & Nelayan (BKTN) Urusan Ekspor Impor. Dengan lahirnya Bank Mandiri tanggal 2 Oktober 1998, hingga akhirnya legal merger BankExim bersama Bank Dagang Negara (BDN), Bank Bumi Daya (BDD) dan Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) ke dalam Bank Mandiri (1999), maka gedung ini pun menjadi asset Bank Mandiri.

Gedung Museum Mandiri merupakan Bangunan Cagar Budaya yang perlu dilestarikan. Pengunjung yang datang dapat melihat berbagai macam koleksi yang memiliki nilai sejarah, ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan. Koleksi meuseum terdiri dari berbagai macam benda yang berkaitan dengan aktivitas perbankan “tempo doeloe” dan perkembangannya, mulai dari perlengkapan operasional bank, surat berharga, grootbook (buku besar), mata uang kuno (numismatik), brandkast, dan lain-lain. Koleksi-koleksi tersebut dapat dijumpai di ruang pamer yang ada dilantai Basement (bawah), lantai Grund (dasar), dan lantai 1.

Lantai basement museum memiliki ruang khasanah, macam-macam brandkast dan peti uang. Pada lantai Ground pengunjung dapat melihat suasana ruang Kasir Cina dan operasional bank. Selain itu, terdapat ruang sejarah Museum Mandiri yang menceritakan tentang cikal bakal terbentuknya Bank Mandiri yang dimulai sejak kedatangan bangsa Eropa. Di dalam Ruang Sejarah digambarkan keadaan Nusantara sebelum dan setelah kedatangan bangsa Eropa, keadaan system tanam paksa (cultuurstelsel) yang merupakan system andalan dari NHM dan gambaran gedung-gedung bank pada masa lalu. Selain itu,terdapat pula koleksi perbankan Indonesia dari Bank Exim,BBD, BDN, dan Bapindo. Pada bagian terakhir Ruang Sejarah terdapat meja teller modern yang menggambarkan Bank Mandiri saat ini.

Selanjutnya pada lantai 1 terdapat kaca patri, ruang rapat besar tempat para direktur mengambil keputusan penting dan ruangan lain yang memiliki arsitektur megah dan indah.

Museum Mandiri
Jl. Lapangan Stasiun No.1, Jakarta Barat
D.K.I. Jakarta

Website : -

Phone : 021 6923131

Email : museum_mandiri@yahoo.com

Jam Berkunjung ke Lokasi
  • Selasa-Minggu
    09.00 - 15.30
  • Senin dan Hari Besar Nasional (TUTUP)
Tiket Masuk
Dewasa : Rp. 5,000
Anak-anak : Rp. 2,000
Wisatawan Asing : Rp. 10,000
Pesan Kunjungan