Museum Musik Indonesia


Museum Musik Indonesia merupakan museum khusus yang didirikan oleh Kelompok Kayu Tangan yang eksis pada 1970. Kelompok Kayu Tangan merupakan tempat berkumpulnya para organisator seni di Malang pada masa itu. Kelompok tersebut berubah menjadi Galeri Malang Bergengsi di tahun 2009. Karena koleksi mengenai musik yang disumbangkan semakin banyak, maka galeri dipindahkan ke tempat yang lebih luas di sekitar Perumahan Griya Shanta tahun 2003 dan terdaftar sebagai Museum Musik Indonesia. Kemudian Museum Musik Indonesia dipindahkan ke Gedung Kesenian Gajayana. Pada 19 November 2016, Museum Musik Indonesia diresmikan oleh Badan Ekonomi Kreatif. Koleksi yang ditampilkan di museum adalah kaset, piringan hitam, CD, dan juga majalah. Museum ini berada di bawah kepemilikan Kota Malang dan dikelola Unit Pengelola Museum Musik Indonesia.

Museum Musik Indonesia merupakan museum khusus yang didirikan oleh Kelompok Kayu Tangan yang eksis pada 1970. Kelompok Kayu Tangan merupakan tempat berkumpulnya para organisator seni di Malang pada masa itu. Kelompok tersebut berubah menjadi Galeri Malang Bergengsi di tahun 2009. Karena koleksi mengenai musik yang disumbangkan semakin banyak, maka galeri dipindahkan ke tempat yang lebih luas di sekitar Perumahan Griya Shanta tahun 2003 dan terdaftar sebagai Museum Musik Indonesia. Kemudian Museum Musik Indonesia dipindahkan ke Gedung Kesenian Gajayana. Pada 19 November 2016, Museum Musik Indonesia diresmikan oleh Badan Ekonomi Kreatif. Koleksi yang ditampilkan di museum adalah kaset, piringan hitam, CD, dan juga majalah. Museum ini berada di bawah kepemilikan Kota Malang dan dikelola Unit Pengelola Museum Musik Indonesia.

Museum Musik Indonesia
JL. Nusakambangan No.19, Klasin, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur
Jawa Timur

Phone : (031) 3012518

Email : museummusikindonesia@yahoo.co.id

Jam Buka
  • Senin-Minggu
    10.00-17.00
  • Hari libur nasional (TUTUP)
Tiket Masuk
Dewasa : Rp. 5,000
Anak-anak : Rp. 5,000
Wisatawan Asing : Rp. 5,000
Pesan Kunjungan