Museum Negeri Provinsi Lampung


Museum Negeri Provinsi Lampung merupakan museum umum yang mulai dirintis pembangunannya sejak tahun anggaran 1975/1976. Peresmian dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Aksara Internasional yang dipusatkan di Bandar Lampung pada tanggal 24 September 1988. Peresmian dilaksanakan oleh Prof. Dr. Fuad Hasan dengan nama ruwa jurai. Ruwa artinya dua dan jurai artinya keturunan, jadi ruwa jurai berarti dua keturunan atau masyarakat Lampung terdiri dua keturunan yaitu Saibatin dan Pepadun. Saat ini kepemilikan dan pengelolaan museum dipegang oleh Pemerintah Provinsi Lampung.Jenis koleksi yang ada di museum terdiri dari geologika, biologika, etnografika, arkeologika, numismatika, filologika, keramologika, seni rupa, dan teknologika.Koleksi yang dapat dilihat adalah benda-benda hasil seni, keramik dari negeri Siam dan negeri Cina dari jaman Dinasti Ming, stempel dan mata uang kuno berasal dari masa penjajahan Belanda. Koleksi museum berjumlah 4.652 buah, terdiri dari geologika 71 buah, bi

Museum Negeri Provinsi Lampung merupakan museum umum yang mulai dirintis pembangunannya sejak tahun anggaran 1975/1976. Peresmian dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Aksara Internasional yang dipusatkan di Bandar Lampung pada tanggal 24 September 1988.

Peresmian dilaksanakan oleh Prof. Dr. Fuad Hasan dengan nama ruwa jurai. Ruwa artinya dua dan jurai artinya keturunan, jadi ruwa jurai berarti dua keturunan atau masyarakat Lampung terdiri dua keturunan yaitu Saibatin dan Pepadun. Saat ini kepemilikan dan pengelolaan museum dipegang oleh Pemerintah Provinsi Lampung.

Jenis koleksi yang ada di museum terdiri dari geologika, biologika, etnografika, arkeologika, numismatika, filologika, keramologika, seni rupa, dan teknologika.

Koleksi yang dapat dilihat adalah benda-benda hasil seni, keramik dari negeri Siam dan negeri Cina dari jaman Dinasti Ming, stempel dan mata uang kuno berasal dari masa penjajahan Belanda. Koleksi museum berjumlah 4.652 buah, terdiri dari geologika 71 buah, biologika 55 buah, numismatika/heraldika  1347 buah, filologika 44 buah, keramologika 666 buah, seni rupa 8 buah dan teknologika 23 buah. Koleksi langka unggulan berupa bejana perunggu yang ditemukan di Sri Minosari Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur.

(Sumber : Katalog Museum Indonesia - Dit. PCBM)
Museum Negeri Provinsi Lampung
Jl. H. Zainal Arifin Pagar Alam No. 64. Kel. Gulung Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung
Lampung

Website : -

Phone : 0721-783688

Email : disparekraflampung@gmail.com

Jam Buka
  • Senin - Minggu
    08.00 - 14.00
  • Hari Libur Nasional (TUTUP)
Tiket Masuk
Dewasa : Rp. 4,000
Anak-anak : Rp. 500
Wisatawan Asing : Rp. 4,000
Pesan Kunjungan