Museum Olahraga Nasional


Museum Olahraga Nasional merupakan museum khusus yang diresmikan pada tahun 1989 oleh Presiden Republik Indonesia Ke-2, Soeharto bertepatan saat Hari Ulang Tahun TMII Ke-14. Pencetusan pembangunan Museum Olahraga Nasional diprakarsai oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX saat menjadi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat tahun 1981, namun pembangunan museum baru dimulai pada 4 Oktober 1987 dan selesai pada tahun 1989. Pembangunan museum ini didanai oleh masyarakat atas prakarsa Sri Sultan Hamengkubuwono IX melalui Yayasan Panji Olahraga agar masyarakat ikut berkontribusi. Pada tahun 1992 pegelolaan Museum Olahraga diserahkan dari Yayasan Panji Olahraga kepada Menteri Negara Pemuda dan Olahraga. Legalisasi hukum baru dilaksanakan pada tahun 2007 dengan Nomor PER0015/MENPORA/II/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Museum Olahraga Nasional pada tanggal 27 Februari 2007. Nama museum ditambahkan “nasional” untuk menunjukkan skala/tingkatan lebih luas dan menjadikan satu-sa

Museum Olahraga Nasional merupakan museum khusus yang diresmikan pada tahun 1989 oleh Presiden Republik Indonesia Ke-2, Soeharto bertepatan saat Hari Ulang Tahun TMII Ke-14. Pencetusan pembangunan Museum Olahraga Nasional diprakarsai oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX saat menjadi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat tahun 1981, namun pembangunan museum baru dimulai pada 4 Oktober 1987 dan selesai pada tahun 1989. Pembangunan museum ini didanai oleh masyarakat atas prakarsa Sri Sultan Hamengkubuwono IX melalui Yayasan Panji Olahraga agar masyarakat ikut berkontribusi. Pada tahun 1992 pegelolaan Museum Olahraga diserahkan dari Yayasan Panji Olahraga kepada Menteri Negara Pemuda dan Olahraga. Legalisasi hukum baru dilaksanakan pada tahun 2007 dengan Nomor PER0015/MENPORA/II/2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Museum Olahraga Nasional pada tanggal 27 Februari 2007.

Nama museum ditambahkan “nasional” untuk menunjukkan skala/tingkatan lebih luas dan menjadikan satu-satunya museum olahraga yang ada di Indonesia dengan lingkup nasional. Museum Olahraga Nasional dibangun agar masyarakat mengetahui sejarah, perkembangan, dan kemajuan pembangunan olahraga di Indonesia. Museum Olahraga Nasional dibangun dengan mengacu pada filosofi Indonesia yaitu tinggi bangunan 17 m yang mencerminkan hari kemerdekaan Indonesia. Lima segmen yang mengelilingi bangunan melambangkan dasar negara yaitu Pancasila. Desain bangunan menyerupai bola karena sepak bola merupakan olahraga yang paling populer di Indonesia. Fasilitas yang diberikan oleh museum ini mendukung program memasyarakatkan olahraga yaitu ruang kebugaran atau fitness, lapangan tenis, lapangan futsal, ruang aerobik, panjat dinding, dan jogging track.

Museum Olahraga Nasional
Taman Mini Indonesia Indah, Jl. Raya Taman Mini, Jakarta Timur
D.K.I. Jakarta

Phone : (021) 8401685

Email : mornas_kemenpora@yahoo.com

Jam Buka
  • Selasa-Minggu
    09.00 – 16.00
  • (TUTUP)
Tiket Masuk
Dewasa : Rp. 5,000
Anak-anak : Rp. 3,000
Wisatawan Asing : Rp. 0
Pesan Kunjungan