Museum Peta


Monumen & Museum PETA merupakan museum khusus miliki TNI Angkatan Darat. Pada 1993 Yayasan Pembela Tanah Air (Yapeta) meminta bangunan paling depan di kompleks bekas Pusat Pendidikan PETA kepada Angkatan Darat untuk dijadikan sebagai museum. berbekal Surat Keputusan Nomor 270/SKEP-013/XII/1994, panitia pembangunan disusun dan renovasi pun dimulai. Kepanitiaan ini diketuai oleh Pamoe Rahardjo, sementara Purbo Soewondo dan seniman Edhi Sunarso masing-masing menjadi Pengawas Bidang Sejarah dan Bidang Teknik, dan Umar Wirahadikusumah sebagai pelindung. Namun, pengelola tak banyak mengubah bangunan museum. Pada 18 Desember 1995, Yapeta membuka bangunan itu sebagai Monumen & Museum PETA. Museum ini diresmikan oleh Presiden Soeharto. 15 tahun kemudian, Yapeta menyerahkan pengelolaan museum kepada Dinas Sejarah Angkatan Darat, yang berkantor pusat di Bandung.Museum ini menempati bangunan yang didirikan pada 1745 oleh tentara KNIL dengan gaya bangunan Eropa. Pada 1934 gedung tersebut di

Monumen & Museum PETA merupakan museum khusus miliki TNI Angkatan Darat. Pada 1993 Yayasan Pembela Tanah Air (Yapeta) meminta bangunan paling depan di kompleks bekas Pusat Pendidikan PETA kepada Angkatan Darat untuk dijadikan sebagai museum. berbekal Surat Keputusan Nomor 270/SKEP-013/XII/1994, panitia pembangunan disusun dan renovasi pun dimulai. Kepanitiaan ini diketuai oleh Pamoe Rahardjo, sementara Purbo Soewondo dan seniman Edhi Sunarso masing-masing menjadi Pengawas Bidang Sejarah dan Bidang Teknik, dan Umar Wirahadikusumah sebagai pelindung. Namun, pengelola tak banyak mengubah bangunan museum. Pada 18 Desember 1995, Yapeta membuka bangunan itu sebagai Monumen & Museum PETA. Museum ini diresmikan oleh Presiden Soeharto. 15 tahun kemudian, Yapeta menyerahkan pengelolaan museum kepada Dinas Sejarah Angkatan Darat, yang berkantor pusat di Bandung.

Museum ini menempati bangunan yang didirikan pada 1745 oleh tentara KNIL dengan gaya bangunan Eropa. Pada 1934 gedung tersebut digunakan sebagai pusat pelatihan tentara PETA . Setelah Perang Dunia usai, gedung ini juga sempat dijadikan sebagai Markas Depot Troepen Zeni oleh Belanda yang kembali ke Indonesia. Bekas Pusat Pendidikan PETA lalu diserahkan kepada pemerintah Indonesia pasca Konferensi Meja Bundar. Oleh pemerintah, kompleks itu lalu dijadikan Pusat Pendidikan Zeni Angkatan Darat pada tahun 1952.

Museum Peta
Jl. Jenderal Sudirman No. 35, Pabaton, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat
Jawa Barat

Website : -

Phone : 085717805788

Email : arianto_22@yahoo.com

Jam Buka
  • Senin - Jumat
    08.00 - 15.00
  • Sabtu - Minggu & Hari Libur Nasional (TUTUP)
Tiket Masuk
Gratis
Pesan Kunjungan