Museum Probolinggo


Museum Probolinggo merupakan museum yang dibuka untuk umum sejak 26 Agustus 2009 dan diresmikan pada 15 Mei 2011. Ide pendirian museum mulai muncul pada akhir tahun 2008 dengan tujuan untuk melestarikan sejarah Probolinggo. Ide ini berasal dari Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, BiasArts (British Indonesia Artists Society) dari Brighton Inggris, serta beberapa pihak lain. Kemudian pada 2009, mulai diterbitkan beberapa surat keputusan Walikota terkait upaya pembangunan Museum Probolinggo. Selanjutnya kepemilikan dan pengelolaan museum Probolinggo berada di bawah tanggung jawab Pemerintah Kota Probolinggo. Jenis koleksi yang dipamerkan di museum terdiri dari etnografika, arkeologi, historika, numismatika, filologika, keramologika, dan teknologika. Koleksi unggulan museum adalah Probolinggo Papier (uang kertas Probolinggo) dan guci kuno. Museum Probolinggo menempati bangunan bergaya Empire Style yang dibangun tahun 1814. Awalnya bangunan ini

Museum Probolinggo merupakan museum yang dibuka untuk umum sejak 26 Agustus 2009 dan diresmikan pada 15 Mei 2011. Ide pendirian museum mulai muncul pada akhir tahun 2008 dengan tujuan untuk melestarikan sejarah Probolinggo. Ide ini berasal dari Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, BiasArts (British Indonesia Artists Society) dari Brighton Inggris, serta beberapa pihak lain. Kemudian pada 2009, mulai diterbitkan beberapa surat keputusan Walikota terkait upaya pembangunan Museum Probolinggo. Selanjutnya kepemilikan dan pengelolaan museum Probolinggo berada di bawah tanggung jawab Pemerintah Kota Probolinggo. Jenis koleksi yang dipamerkan di museum terdiri dari etnografika, arkeologi, historika, numismatika, filologika, keramologika, dan teknologika. Koleksi unggulan museum adalah Probolinggo Papier (uang kertas Probolinggo) dan guci kuno.

Museum Probolinggo menempati bangunan bergaya Empire Style yang dibangun tahun 1814. Awalnya bangunan ini merupakan Gedung Societeit Gebouw Harmony yang befungsi sebagai tempat berkumpulnya kaum elit Belanda. Selanjutnya bangunan diubah menjadi Gedung Panti Budaya yang digunakan oleh masyarakat dan pemerintah di Probolinggo untuk mengadakan acara-acara tertentu. 

Museum Probolinggo
Jl. Suroyo, Tisnonegaran, Kanigaran, Kota Probolinggo, Jawa Timur
Jawa Timur

Phone : (0335) 429577

Email : museum@kotaprobolinggo.go.id

Jam Buka
  • Selasa-Minggu
    08.00-15.00
  • Senin dan hari libur nasional (TUTUP)
Tiket Masuk
Gratis
Pesan Kunjungan