Museum Santa Maria


Museum ini diresmikan pada tanggal 6 Februari 2011. Museum terletak di dalam kompleks biara Ursulin Santa Maria, Jakarta Pusat. Para tamu masuk melalui tengahtengah biara untuk sampai ke museum. Sekarang bisa juga lewat front office dari Jalan Juanda 29.Di Ruang Liturgi, ada banyak relikui ( bagian/ tubuh dari orang-orang kudus ), dari Santo Ignatius Loyola sampai santo-santa lain yang tak dikenal. Tak dikenal karena ketika ditemukan pertama kali, semuanya menumpuk di belakang kapel biara. Antara relikui dan surat keterangannya terpisah satu sama lain dan masih dalam bahasa Latin. Di museum ini juga dapat ditemui berbagai macam bentuk salib dan patung Bunda Maria. Unik dan indah, raut wajahnya cantik dan proporsional tingginya.Di Ruang Karya, ada berbagai mata uang logam sejak zaman VOC–Belanda sampai sekarang. Yang masih jelas terbaca berasal dari tahun 1739. Bentuk koinnya agak besar, lebih besar dari uang logam zaman-zaman berikutnya. Ada juga mata uang dari berbagai negara yang p
Museum ini diresmikan pada tanggal 6 Februari 2011. Museum terletak di dalam kompleks biara Ursulin Santa Maria, Jakarta Pusat. Para tamu masuk melalui tengahtengah biara untuk sampai ke museum. Sekarang bisa juga lewat front office dari Jalan Juanda 29.

Di Ruang Liturgi, ada banyak relikui ( bagian/ tubuh dari orang-orang kudus ), dari Santo Ignatius Loyola sampai santo-santa lain yang tak dikenal. Tak dikenal karena ketika ditemukan pertama kali, semuanya menumpuk di belakang kapel biara. Antara relikui dan surat keterangannya terpisah satu sama lain dan masih dalam bahasa Latin. Di museum ini juga dapat ditemui berbagai macam bentuk salib dan patung Bunda Maria. Unik dan indah, raut wajahnya cantik dan proporsional tingginya.

Di Ruang Karya, ada berbagai mata uang logam sejak zaman VOC–Belanda sampai sekarang. Yang masih jelas terbaca berasal dari tahun 1739. Bentuk koinnya agak besar, lebih besar dari uang logam zaman-zaman berikutnya. Ada juga mata uang dari berbagai negara yang pernah singgah di Indonesia seperti Inggris, Jepang, Portugis. Selain itu, ada pula mata uang negara lain seperti India, Kanada, Jerman, Italia, Amerika dll. Ini menandakan adanya penziarahan karya dan transaksi arus perdagangan yang pernah terjalin saat itu dengan dan oleh para Suster Ursulin.

Museum Santa Maria
Jl. Ir. Haji Juanda Raya No.29 Gambir, Jakarta Pusat 10120
D.K.I. Jakarta

Phone : 021-3447273

Email : susteran.ursulin@gmail.com

Jam Buka
  • Senin- Sabtu
    08.00-14.00
  • Hari Libur Nasional (TUTUP)
Tiket Masuk
Gratis
Pesan Kunjungan