Museum Sonobudoyo


Museum Sonobudoyo merupakan museum umum di Daerah Istimewa Yogyakarta. Museum ini pada awalnya adalah sebuah yayasan yang bergerak dalam bidang kebudayaan Jawa, Madura, Bali dan Lombok. Yayasan ini berdiri di Surakarta pada tahun 1919 bernama Java Instituut. Dalam keputusan Kongres tahun 1924 Java Instituut akan mendirikan sebuah museum di Yogyakarta. Panitia Perencana Pendirian Museum dibentuk pada tahun 1931 dengan anggota antara lain, Ir.Th. Karsten P.H.W. Sitsen, Koeperberg.Bangunan museum menggunakan tanah bekas “Shouten” tanah hadiah dari Sri Sultan Hamengkubuwono VIII dan ditandai dengan sengkalan candra sengkala “Buta ngrasa estining lata” yaitu tahun 1865 Jawa atau tahun 1934 Masehi. Sedangkan peresmian dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono VIII pada 9 Ruwah 1866 Jawa dengan ditandai candra sengkala “Kayu Winayang Ing Brahmana Budha” yang berarti tahun Jawa atau tepatnya tanggal 6 November 1935. Bangunan Museum Sonobudoyo berbentuk rumah Joglo dengan arsitektur

Museum Sonobudoyo merupakan museum umum di Daerah Istimewa Yogyakarta. Museum ini pada awalnya adalah sebuah yayasan yang bergerak dalam bidang kebudayaan Jawa, Madura, Bali dan Lombok. Yayasan ini berdiri di Surakarta pada tahun 1919 bernama Java Instituut. Dalam keputusan Kongres tahun 1924 Java Instituut akan mendirikan sebuah museum di Yogyakarta. Panitia Perencana Pendirian Museum dibentuk pada tahun 1931 dengan anggota antara lain, Ir.Th. Karsten P.H.W. Sitsen, Koeperberg.

Bangunan museum menggunakan tanah bekas “Shouten” tanah hadiah dari Sri Sultan Hamengkubuwono VIII dan ditandai dengan sengkalan candra sengkala “Buta ngrasa estining lata” yaitu tahun 1865 Jawa atau tahun 1934 Masehi. Sedangkan peresmian dilakukan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono VIII pada 9 Ruwah 1866 Jawa dengan ditandai candra sengkala “Kayu Winayang Ing Brahmana Budha” yang berarti tahun Jawa atau tepatnya tanggal 6 November 1935. Bangunan Museum Sonobudoyo berbentuk rumah Joglo dengan arsitektur Masjid Keraton Kasepuhan Cirebon. Bangunan Museum Sonobudoyo telah menjadi bangunan cagar budaya dengan nomor registrasi nasional RNCB.20161228.02.001363.

Museum Sonobudoyo Unit II semula Dalem Condrokiranan merupakan tempat tinggal Adipati Anom Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Mataram yang kemudian bergelar Ngarso Dalem Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Sultan Hamengkubuwono III. Kompleks bangunan ini berada di dalam lingkungan benteng keraton dan telah menjadi cagar budaya dengan nomor nomor Registrasi Nasional RNCB.20111017.02.000200.

Museum Sonobudoyo
Jl. Trikora / Pangurakan No. 6, Yogyakarta Unit II di Jl. Wijilan No.27D, Panembahan, Kraton, Yogyakarta
Daerah Istimewa Yogyakarta

Website : sonobudoyo.com/id

Phone : (0274) 385664

Email : sonobudoyomuseum@gmail.com

Jam Buka
  • Selasa-Minggu
    08.00-15.30
  • Senin dan hari libur nasional (TUTUP)
Tiket Masuk
Dewasa : Rp. 3,000
Anak-anak : Rp. 2,500
Wisatawan Asing : Rp. 5,000
Pesan Kunjungan