Museum Sulawesi Tengah


Museum Sulawesi Tengah merupakan museum umum yang didirikan atas prakarsa Masyhudin Masyhuda. Ia menulis Perspektif Pembangunan Museum Sulawesi Tengah yang dipresentasikan pada penataran Ilmu Permuseuman di Museum Nasional Jakarta pada 1975. Kemudian dengan bantuan dari Pemerintah Daerah Tingkat I Sulawesi Tengah dimulai penyelamatan dan pengumpulan benda-benda yang akan dijadikan sebagai koleksi museum. Selanjutnya, pembangunan fisik bangunan museum dimulai pada Rencana Pembangunan Lima Tahun (REPELITA) II Tahun anggaran 1977/1978 di areal tanah seluas 18.330 m2 yang berlokasi di Jalan Kemiri No. 23, Palu.Pendirian museum bertujuan untuk melestarikan budaya Sulawesi Tengah agar tidak punah seiring berjalannya waktu. Koleksi unggulan dari museum ini adalah Taiganja, perhiasan tradisional khas Sulawesi Tengah yang berusia ratusan tahun. Museum juga menyajikan tradisi masyarakat yang ditampilkan dalam bentuk patung dan lukisan seperti Upacara Nosaviraka Ritora yaitu upacara adat yang dil

Museum Sulawesi Tengah merupakan museum umum yang didirikan atas prakarsa Masyhudin Masyhuda. Ia menulis Perspektif Pembangunan Museum Sulawesi Tengah yang dipresentasikan pada penataran Ilmu Permuseuman di Museum Nasional Jakarta pada 1975. Kemudian dengan bantuan dari Pemerintah Daerah Tingkat I Sulawesi Tengah dimulai penyelamatan dan pengumpulan benda-benda yang akan dijadikan sebagai koleksi museum. Selanjutnya, pembangunan fisik bangunan museum dimulai pada Rencana Pembangunan Lima Tahun (REPELITA) II Tahun anggaran 1977/1978 di areal tanah seluas 18.330 m2 yang berlokasi di Jalan Kemiri No. 23, Palu.

Pendirian museum bertujuan untuk melestarikan budaya Sulawesi Tengah agar tidak punah seiring berjalannya waktu. Koleksi unggulan dari museum ini adalah Taiganja, perhiasan tradisional khas Sulawesi Tengah yang berusia ratusan tahun. Museum juga menyajikan tradisi masyarakat yang ditampilkan dalam bentuk patung dan lukisan seperti Upacara Nosaviraka Ritora yaitu upacara adat yang dilakukan dengan tujuan agar sang bayi mempunyai tempat yang aman dari gangguan mahluk halus dan terhindar dari ganguan kakak-kakaknya yang masih nakal. Pengelolaan museum saat ini dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Museum Sulawesi Tengah. Jenis koleksi yang dipamerkan di dalam museum terdiri dari geologika, biologika, etnografika, arkeologika, historika, numismatika/ heraldika, filologika, keramologika, teknologika, dan seni rupa.

Museum Sulawesi Tengah
Jl. Kemiri No. 23, Kel. Kamonji, Kec. Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah
Sulawesi Tengah

Website : -

Phone : (0451) 422290

Email : museum.sulteng@yahoo.com

Jam Buka
  • Senin-Jumat
    08.00-16.00
  • Sabtu dan Minggu (TUTUP)
Tiket Masuk
Dewasa : Rp. 3,000
Anak-anak : Rp. 2,000
Wisatawan Asing : Rp. 10,000
Pesan Kunjungan