Puspa IPTEK Sundial


Puspa IPTEK Sundial merupakan museum khusus yang diresmkan pada 11 Mei 2002 oleh Menteri Riset dan Teknologi, Ir. M. Hatta Rajasa dan menjadi lambang Kota Baru Parahyangan sebagai kota mandiri yang berwawasan pendidikan. Nama Puspa IPTEK Sundial merupakan akronim dari Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, sedangkan Sundial berarti Jam Matahari. Bangunan museum berbentuk jam matahari. Jam matahari vertikal dapat dijumpai di depan gedung, sedangkan jam matahari horisontal ada di atas gedung. Dua jam matahari tersebut mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai jam matahari terbesar di Indonesia dan jam matahari vertikal serta horisontal pertama di Indonesia pada 2002. Gedung Puspa IPTEK Sundial bersama dengan Gerbang Utama Kota Baru Parahyangan adalah sebuah tatanan terpadu. Kedua bangunan tersebut merupakan refleksi konfigurasi Matahari, Bumi, dan Bulan. Di Gerbang Utama terdapat replika Bumi dari batu utuh berdiameter 2 m dengan bobot hampir 12 ton yang

Puspa IPTEK Sundial merupakan museum khusus yang diresmkan pada 11 Mei 2002 oleh Menteri Riset dan Teknologi, Ir. M. Hatta Rajasa dan menjadi lambang Kota Baru Parahyangan sebagai kota mandiri yang berwawasan pendidikan. Nama Puspa IPTEK Sundial merupakan akronim dari Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, sedangkan Sundial berarti Jam Matahari. Bangunan museum berbentuk jam matahari. Jam matahari vertikal dapat dijumpai di depan gedung, sedangkan jam matahari horisontal ada di atas gedung. Dua jam matahari tersebut mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai jam matahari terbesar di Indonesia dan jam matahari vertikal serta horisontal pertama di Indonesia pada 2002.

Gedung Puspa IPTEK Sundial bersama dengan Gerbang Utama Kota Baru Parahyangan adalah sebuah tatanan terpadu. Kedua bangunan tersebut merupakan refleksi konfigurasi Matahari, Bumi, dan Bulan. Di Gerbang Utama terdapat replika Bumi dari batu utuh berdiameter 2 m dengan bobot hampir 12 ton yang diambil dari daerah sekitar Padalarang. Batu bulat tersebut dikelilingi oleh 12 tiang yang melambangkan 12 bulan dalam sistem kalender. Di masing-masing tiangnya terdapat ragam hias kalender tradisional dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara. Sementara bundaran tempat gedung Puspa IPTEK Sundial berada melambangkan matahari. Museum ini berada di bawah kepemilikan Kota Baru Parahyangan dan dikelola oleh Yayasan Parahyangan Satya.

Puspa IPTEK Sundial
Kota Baru Parahyangan, Jl. Raya Padalarang No. 427, Kertajaya, Padalarang, Bandung, Jawa Barat
Jawa Barat

Phone : 0811223080

Email : info@thebiggestsundial.com

Jam Berkunjung ke Lokasi
  • Senin-Minggu
    08.30-16.30
  • (TUTUP)
Tiket Masuk
Dewasa : Rp. 20,000
Anak-anak : Rp. 20,000
Wisatawan Asing : Rp. 20,000
Pesan Kunjungan